01
Pabrik Mesin Screed Laser Beton Lengan Teleskopik Jb60-31
Pengenalan Produk
| Nama | Plesteran Laser Beton | Frekuensi Getaran | 60Hz |
| Jenis | JB60-31 | Sistem Laser | Merek Trimble |
| Jenis Mesin | YANMAR 4TNV94L | Sistem Kontrol Laser | Pemindaian laser mikrokomputer |
| Ciri | Mesin Diesel, 4 Tak, 4 Silinder | Lingkup Penerapan | Permukaan Datar, Miring, Miring Ganda |
| Sistem Pendingin | Cairan Pendingin Tertutup | Jenis penggerak | Penggerak Hidrolik Penuh |
| Kekuatan | 35,5KW/ 2800rpm | Pendaratan Lembut | Sistem Pendaratan Lunak |
| Bahan bakar | Diesel | Radius Putar Mini | 2,6 juta |
| Volume Tangki Bahan Bakar | 100 liter | Tangki Cairan Pendingin | 150 liter |
| Volume Oli Mesin | 2,4-5,3 liter | milik mereka | Ban padat anti bocor & anti selip |
| Sistem perataan | SLS (sistem perataan otomatis) | Kecepatan Berjalan | 3KM/JAM |
| Lebar Lapisan | 3.1 juta | Kecepatan Kerja | 18 m²/Menit |
| Lengan Teleskopik | Panjang 6 meter, dapat berputar 360°. | Kontrol Kecepatan | Perubahan Kecepatan Tanpa Langkah. |
| Sudut Ayunan Screed | 120° | Berputar | 2 Roda/4 Roda/Belok Kepiting. |
| Mode Pengaspalan | Pengaspalan dengan Konveyor Sekrup Hidraulik | Mesin pembersih | Konfigurasi mandiri mesin |
| Ketebalan Perkerasan | 100-450 mm | Alur Teoretis | 12 L/menit. |
| Ketelitian Perataan | 1,5 mm | Tekanan Terukur | 150BAR |
| Sistem Getaran | Balok Getar Eksentrik Hidraulik | Dimensi Garis Luar | 5350*3650*2100 mm |
| Konfigurasi | Pemancar & Penerima Laser, Tripod. | Berat Bersih | 5500Kg |
Mesin perata beton laser adalah peralatan luar biasa dengan beberapa fitur unggulan.
Tipe JB60-31 dilengkapi dengan sistem laser merek Trimble dan sistem kontrol laser pemindaian mikrokomputer, memastikan perataan yang presisi dan akurat. Mesinnya adalah YANMAR 4TNV94L, yang merupakan mesin diesel 4 langkah dengan 4 silinder. Mesin ini menawarkan karakteristik seperti daya tinggi 35,5KW pada 2800 rpm. Sistem pendinginnya adalah pendingin cairan tertutup, dan tipe penggeraknya adalah penggerak hidrolik penuh, memberikan pengoperasian yang lancar dan efisien.
Alat ini cocok untuk berbagai aplikasi termasuk permukaan datar, lereng, dan lereng ganda. Dilengkapi sistem pendaratan lunak untuk pendaratan yang lembut. Dengan volume tangki bahan bakar 100 liter dan tangki cairan pendingin 150 liter, serta volume oli mesin mulai dari 2,4 hingga 5,3 liter, alat ini memastikan durasi kerja yang lama. Ban yang digunakan adalah ban padat anti bocor dan anti selip, sehingga meningkatkan keamanan dan stabilitas.
Sistem perataan menggunakan SLS (self-leveling system), dengan lebar screed 3,1 meter. Kecepatan kerjanya sangat mengesankan, yaitu 18 meter persegi per menit. Lengan teleskopiknya sepanjang 6 meter dan dapat berputar 360°, memberikan fleksibilitas dalam pengoperasian. Sudut ayunan screed adalah 120°, dan menawarkan berbagai pilihan putaran seperti putaran 2 roda, 4 roda, dan putaran kepiting. Mode pengaspalan menggunakan konveyor sekrup hidrolik, dan memiliki konfigurasi otomatis untuk membersihkan mesin. Ketebalan pengaspalan berkisar dari 100 hingga 450 milimeter, dengan aliran teoritis 12 liter per menit. Presisi perataan adalah 1,5 milimeter, dan tekanan nominalnya adalah 150 BAR. Sistem getarannya adalah balok getar eksentrik hidrolik.
Dimensi luar mesin ini adalah 5350 x 3650 x 2100 milimeter, dan memiliki berat bersih 5500 kilogram. Konfigurasinya mencakup pemancar dan penerima laser, serta tripod. Secara keseluruhan, Concrete Laser Screed ini adalah peralatan yang sangat efisien dan andal yang menawarkan kinerja luar biasa dalam operasi perataan dan pengaspalan beton.
deskripsi2

Mesin perataan laser, yang dilengkapi dengan sistem kontrol laser presisi tinggi, dapat secara otomatis menyesuaikan ketinggian perataan, memastikan bahwa kesalahan kerataan tanah tetap berada dalam kisaran yang sangat kecil, sehingga secara signifikan meningkatkan kualitas konstruksi.

Penerapan mesin perataan laser telah secara signifikan mengurangi beban fisik pada pekerja konstruksi, menghindari periode membungkuk atau berlutut yang lama, dan menurunkan intensitas kerja.






